Minggu, 18 Desember 2016

RESENSI NOVEL TENTANG KAMU



JUDUL:  TENTANG KAMU

PENGARANG: TERE LIYE

EDITOR: TRIANA RAHMAWATI

PENERBIT: REPUBLIKA

TAHUN TERBIT: 2016

JUMLAH HALAMAN: vi + 524 halaman

Novel Tentang kamu bisa dibeli online di Penerbit Repulika

“Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu,
itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku.
Cinta memang tidak tidak perlu ditemukan,
cintalah yang akan menemukan kita”

ZAMAN ZULKARNAEN, lawyer muda dari Thompson & Co., sebuah firma hukum yang menjunjung tinggi keadilan, mendapat tugas untuk menyelesaikan amanah dari kliennya seorang wanita tua yang telah meninggal dunia di panti jompo di Paris. Bagaimana bisa seorang wanita tua yang tinggal di panti jompo memiliki kekayaan yang setara dengan Ratu Inggris? Hal itu pun membuat Zaman penasaran dan berusaha mencari informasi mengenai wanita itu. Dengan berbekal sebuah diary, Zaman menelusuri kisah hidup dan beribu luka dari seorang wanita bernama SRI NINGSIH. Dengan alur cerita campuran, pembaca akan diajak berkilas balik menelusuri kehidupan Sri dari lahir hingga akhir perjalanan hidupnya yang luar biasa. Berlatar tempat tiga negara dan lima kota utama, pembaca pun seolah merasa ikut menjelajahi dan mengelilingi dunia bersama Zaman. Dalam perjalanannya menyusuri masa lalu Sri, Zaman bertemu dengan orang-orang yang bisa menjadi narasumber yang melengkapi potongan puzzle kehidupan Sri. Siapakah sebenarnya Sri Ningsih? Berhasilkah Zaman mengungkap tabir misteri dan menunaikan amanah Sri?

Novel ini menuturkan kisah hidup SRI NINGSIH, wanita luar biasa yang bisa berdamai dan memeluk masa lalu. Menariknya Sri membagi kisah hidupnya dalam lima juz, yang membuatnya memahami apa itu kesabaran, persahabatan, keteguhan hati, cinta, sampai pada akhirnya memeluk rasa sakit.  TENTANG KAMU bisa jadi merujuk pada tentang SRI. Tapi secara luas novel TENTANG KAMU adalah tentang kamu, tentang kita, dan tentang orang-orang di sekitar kita. Pembaca dapat merasakan menjadi bagian dalam kisah hidup Sri dan mengambil nilai serta pelajaran berharga dari kisah hidupnya. Terlepas dari karya ini merupakan fiksi, tapi sebagian besar didasari fakta dan kenyataan.

tentang-kamu

TENTANG KAMU merupakan karya terbaik Tere Liye yang paling berkesan bagi saya. Cerdas, mature, dan menyentuh. Tak terasa air mata mengalir ketika membaca kisah ini. Tiga puluh dua bab plus epilog (total tiga puluh tiga bab) dengan 524 halaman tidak menyurutkan niat untuk melepas buku ini. Sungguh buku ini membuat rasa penasaran bergelora dan tak sabar untuk terus membalik halaman-halamannya sampai selesai. Cover bukunya sederhana yaitu sepasang sepatu dengan latar warna orange. Sepatu yang menjadi saksi perjalanan hidup dan membawa pemakainya mengelilingi dunia. Atau mungkin seperti lirik lagunya Tulus yang berjudul Sepatu, yaitu:
Kita adalah sepasang sepatu
Selalu bersama tak bisa bersatu
Kita mati bagai tak berjiwa
Bergerak karena kaki manusia
Tak hanya cover yang menarik mata turun ke hati, karakter-karakter pendukung dalam novel ini punya peranan penting dalam memainkan emosi dan tensi pembaca. Pembaca dibuat tertawa, menangis, bingung, kagum, sampai benci. Tokoh-tokoh dalam cerita ini mendapat porsi yang sesuai dan menambah apik cerita. Alur cerita awal-awalnya terkesan lambat, bahkan hampir dua per tiga buku masih belum bisa menunjukkan poin utama. Baru pada sepertiga bagian akhir buku, cerita mulai melesat, dan di bab 29 baru muncul klimaksnya sampai bab 33 epilognya.  Namun tiga puluh tiga bab itu tidak membuat bosan, malah membuat semakin penasaran. Novel ini sarat akan nilai-nilai moral tanpa kesan menggurui. Melalui tokoh Sri, pembaca akan termotivasi untuk menjadi pribadi yang kuat, tangguh, berani mengejar impian, selalu bersikap dan berpikir positif, serta pekerja keras. Kerasnya kehidupan akan menjadi penguat jiwa, kepasrahan pada Ilahi dan rasa syukur atas kehidupan akan menjadikan diri damai. Nilai moral serta ajaran agama dijunjung tinggi dalam novel ini, bisa dirasakan dari perlakuan Sri terhadap orang tua dan kaum difabel, Sri dan Zaman yang selalu menjalankankan ibadah dimanapun berada bahkan di luar negeri tetap memegang teguh agama dan tradisinya, cara Zaman menghadapi kakek nenek di panti jompo dan bagaimana dia berinteraksi dengan ibunya. Hal-hal kecil dan sepele tetapi bisa membuat orang lain bahagia dan bersyukur. Ada beberapa kutipan yang menjadi daya tarik novel ini, misalnya saja:
“Saat kita telah berhasil melupakan sesuatu, bukan berarti itu benar-benar telah lupa begitu saja, boleh jadi masih ada yang mengingatnya.” (halaman 340)

"Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu, itu adalah salah satu anugrah terbesar hidupku. Nasihat lama itu benar, cinta memang tidak perlu ditemukan, cintalah yang akan menemukan kita. Terima kasih. Aku tidak akan menangis karena sesuatu telah berakhir, tapi aku akan tersenyum karena sesuatu itu pernah terjadi. Karena dicintai begitu dalam oleh orang lain akan memberikan kita kekuatan, sementara mencintai orang lain dengan sungguh-sungguh akan memberikan kita keberanian." (halaman 286)

"Apa yang membuat pernikahan orangtua dulu langgeng berpuluh tahun? Karena mereka jatuh cinta setiap hari pada orang yang sama. Maka kesedihan dan ujian seberat apapun bisa dilewati dengan baik." (halaman 385)

draft-tentang-kamu

Usaha Tere Liye melakukan riset patut diapresiasi. Riset yang dilakukan Tere Liye sangat detail, dapat dilihat dalam novel ini Tere Liye mendeskripsikan beberapa tempat dan kota di Indonesia, London, dan Paris; peristiwa bersejarah di dunia dan di Indonesia; kebiasaan dan adat-istiadat di suatu negara/daerah, serta fenomena/isu yang terjadi di kehidupan. Untuk pemilihan nama tokoh-tokohnya pun dipertimbangkan dengan matang, misalnya Ode dari Pulau Bungin atau Aimee dari Paris. Rentang waktu yang cukup panjang yaitu tahun 1940-2016 dapat digambarkan dengan mulus, dan relevan dengan peristiwa nyata selama periode waktu tersebut. Misalnya saja peristiwa pemberontakan PKI, Y2K (millenium bug), dan subprime mortgage. Novel ini pun sangat informatif dan humanis yang berisi tentang sejarah kota, fenomena masa kini seperti ojek online, perkembangan teknologi, strategi bisnis, pun mengangkat isu-isu yang terjadi dalam kehidupan seperti kekerasan pada anak, poligami, orang tua yang tinggal di panti jompo, dan kerenggangan hubungan/komunikasi antar sesama karena digantikan social media. Satu  contoh isu yang  cukup mengena yaitu perihal wanita lajang belum menikah di usianya yang sudah dewasa yang seringkali ditanya-tanya kapan akan menikah.
"Daripada kita sibuk bertanya kapan seorang gadis menikah, hanya membuatnya sedih, lebih baik bantu dia agar segera mendapatkan jodohnya. Itu lebih bermanfaat." (357)
Menariknya, novel ini mengangkat unsur yang cukup berbeda dari novel-novel Tere Liye sebelumnya.  Di novel ini ada genre ‘detektif’ dan action melalui tokoh Zaman. Sangat menarik jika kisah Thompson & Co. dengan tokoh Zaman diangkat sebagai serial novel berseri tersendiri dengan mengangkat tema detektif dan hukum.

Suatu karya manusia tak ada yang sempurna. Kesempurnaan hanya milik Ilahi. Ada beberapa hal yang menjadi sedikit kekurangan dalam novel ini. Ada kesalahan penulisan (typo), namun sangat minimal. Saya temukan hanya satu yaitu pada halaman 207 tertulis:
“SPV? Ini bukan penyelidikan pajak, Eric.” (Eric seharusnya Zaman).
Untuk cetakan-cetakan berikutnya (Insya Allah best seller lagi - saat saya membaca buku ini sudah cetakan ketiga), kesalahan cetak dapat diperbaiki. Pun juga dalam novel Tentang Kamu ini banyak menggunakan beberapa istilah yang tidak umum seperti SPV, diversifikasi produk, right issue, market cap, stock exchange, dan berbagai istilah lainnya. Ada baiknya untuk menambah footnote (catatan kaki) untuk menjelaskan dengan singkat tapi mudah dimengerti oleh pembaca yang tidak berlatarbelakang ekonomi/akuntansi/manajemen. Atau arti dari istilah-istilah tersebut ditulis di halaman belakang sekali sebagai suplemen. Sebenarnya secara pribadi saya tidak berkeberatan dengan penggunaan istilah-istilah tersebut tanpa footnote (karena saya berlatarbelakang pendidikan ilmu ekonomi dan istilah-istilah tersebut tidak asing bagi saya). Namun mungkin bagi pembaca lain, istilah-istilah tersebut kurang dimengerti. Memang saat ini teknologi search engine akan memudahkan pembaca, tapi akan mengurangi kenikmatan membaca jika setiap menemukan istilah ekonomi pembaca mengerutkan dahi karena tidak tahu dan harus sambil mencari artinya. Terlepas dari hal itu, berkat kepiawaian Tere Liye merangkai alur cerita sehingga pemilihan istilah-istilah ini tidaklah menjadi pemanis belaka tetapi menjadi bagian penting cerita. Tere Liye yang merupakan lulusan Fakultas Ekonomi memberi nilai tambah pada novel ini dengan menggunakan keilmuan yang dipelajarinya sehingga bermanfaat menambah pengetahuan pembaca.

Walau dalam cerita ada beberapa hal yang terkesan ‘sangat kebetulan’, misalnya Zaman bertemu tukang ojek online yang sangat informatif dan bisa seharian menemani dia bahkan beberapa hari menggitari kota Jakarta sebagai pemandu. Hal tersebut tidak begitu menganggu jalannya cerita, malah jadi bumbu yang menarik.

Terlepas dari kekurangan-kekurangan kecil, secara keseluruhan novel Tentang Kamu merupakan novel yang sangat menarik untuk dibaca. Novel ini dapat diberikan atau dibagikan sebagai hadiah, atau disebarluaskan melalui perpustakaan dan taman bacaan. 

promo
P.S. Penerbit Republika terima kasih sudah menerbitkan novel-novel yang sarat akan nilai moral dan Insya Allah best seller.

Note:
Novel Tentang Kamu sangat layak untuk difilmkan karena nilai-nilai positif yang dikandungnya. Bisa dinikmati segala usia. Beberapa nama yang bisa menjadi tokoh-tokohnya antara lain:
- Nirina Zubir sebagai Ibu Sri (inget Kak Laisa)
- Rizki Hanggono (atau tallent berwajah Turki) sebagai Hakan 

hakan-sri
cocok juga kan? hehehe...
- Adipati Dolken sebagai Zaman
- tokoh-tokoh lainnya bisa dicari karakter yang sesuai

Lagu OST Tentang Kamu yang menceritakan kisah Sri dan Hakan akan menjadi lagu romantis yang menambah nilai cerita. Menariknya kita bisa menyaksikan kota dan negara yang menjadi latar cerita secara nyata. Semoga segera ada rumah produksi yang tertarik untuk memfilmkan Tentang Kamu.


Oh ya, satu lagi. Ada sebuah pertanyaan mengganjal buat Bang Tere Liye.
"Apakah Musoh itu diasosiasikan dengan Musso?"  *cuma nanya*


TERIMA KASIH :)






Kamis, 30 Juni 2016



[Resensi Buku] - Sabtu Bersama Bapak 

Dapatkan buku ini di  toko buku online Bukupedia



Penulis: Adhitya Mulya
Penyunting: Resita Wahyu Febiratri
Penerbit: Gagas Media
Jumlah halaman:  278 hlm
ISBN: 979-780-721-5

“Hai, Satya! Hai, Cakra!” Sang Bapak melambaikan tangan.

“Ini Bapak.

Iya, benar kok, ini Bapak.

Bapak cuma pindah  ke tempat lain. Gak sakit. Alhamdulillah,

Berkat doa Satya dan Cakra.


Mungkin Bapak tidak dapat duduk dan bermain di samping kalian.

Tapi, Bapak tetap ingin kalian tumbuh dengan Bapak di samping kalian.

Ingin tetap dapat bercerita kepada kalian.

Ingin tetap dapat mengajarkan kalian.

Bapak sudah siapkan.



Ketika kalian punya pertanyaan, kalian tidak pernah perlu bingung

Ke mana harus mencari jawaban.

I don’t let death take these, away from us.

I don’t give death, a chance.



Bapak ada di sini, di samping kalian.

Bapak sayang kalian.”



Ini adalah sebuah cerita. Tentang seorang pemuda yang belajar mencari cinta. Tentang seorang pria yang belajar menjadi bapak dan suami yang baik. Tentang seorang ibu yang membesarkan mereka dengan penuh kasih. Dan…, tentang seorang bapak yang meninggalkan pesan dan berjanji selalu ada bersama mereka.

****

Resensi:
Sabtu Bersama Bapak mengisahkan seorang Bapak, Gunawan Garnida, yang tidak ingin kematian menghilangkan kehadirannya dalam kehidupan keluarganya. Setelah divonis kanker, Gunawan menyiapkan video-video yang ditujukan kepada anak-anaknya, Satya dan Cakra, untuk menemani tumbuh kembang putra-putranya. Hari Sabtu menjadi hari yang spesial bagi Satya dan Cakra karena setiap hari Sabtu mereka berjumpa dengan Bapak lewat video-video Bapak.

Bapak memang sudah memikirkan masa depan keluarganya. Bapak sudah mempersiapkan bekal yang cukup agar sepeninggalnya keluarganya tak kekurangan, baik secara materi maupun kasih. Satya dan Cakra tumbuh menjadi pria-pria yang memegang nilai-nilai yang Bapak ajarkan. Video Bapak membimbing mereka di setiap tahun-tahun perjalanan hidup mereka. 

Sosok Ibu mereka, Bu Itje, adalah seorang wanita yang kuat, sabar, dan tangguh. Semenjak kematian suaminya ia membesarkan kedua putranya seorang diri. Bu Itje tidak pernah mau menyusahkan kedua anaknya. Ia begitu mandiri dan membuka warteg untuk mencukupi kebutuhan hari tuanya karena tidak ingin membebani anak-anaknya. Ibu Itje sudah cukup bahagia melihat putra-putranya tumbuh dewasa dan sukses.


Satya telah menikah dengan seorang wanita cerdas bernama Rissa dan dikarunia tiga orang putra. Sementara Cakra alias Saka masih betah menjomblo. Keinginan ibunda hanya ingin segera melihat Saka menikah, karena waktunya tidak banyak..

Saka sendiri sebenarnya bukan tidak mau menikah, hanya saja ia ingat pesan Bapak bahwa menikah itu mencari jodoh yang bisa menjadi jodoh di dunia dan akhirat. Bukan saling melengkapi, tapi saling menguatkan.

Salah satu pesan Bapak pada anak-anaknya:
Menikah itu banyak tanggung jawabnya.
Rencanakan.
Rencanakan untuk kalian.
Rencanakan untuk anak-anak kalian.

Novel ini berisi cerita tentang kehidupan keluarga yang sangat dekat dengan kita. Nilai-nilai positif diselipkan dalam buku ini dengan tidak menggurui. Pesan bagaimana orang tua mendidik anak-anaknya, misalnya dengan tidak membanding-bandingkan satu dengan lainnya atau tidak mencap anak sulung harus bertanggung jawab atas adik-adiknya lantaran dia anak pertama.

Konflik yang dibangun dalam novel ini memang tidak rumit dan membuat penasaran. Tapi ketika saya membaca buku ini saya tetap menikmatinya sebagai sebuah refleksi dan berkaca pada keluarga saya sendiri. Kadang buku yang mengandung nilai dan bermakna lebih menarik ketimbang buku yang rumit. Itulah yang saya temukan dalam buku ini. 

Tak hanya itu penulis juga menyelipkan humor dalam karakter Cakra dan para anak buahnya di kantor. Gokil banget percakapan mereka di milis yang secara terang-terangan menyindir Cakra yang masih jomblo dan malah taruhan atas kehidupan percintaan Cakra. Sukses membuat saya terkikik sendiri. Hihihi...

Secara keseluruhan saya sangat menyukai buku ini. Terlepas dari beberapa kesalahan typo dan alur cerita yang mudah ditebak, novel ini sukses menguras air mata. Apalagi endingnya... 5 stars for Sabtu Bersama Bapak :)




Note:
Dan, surprise, novel ini akan segera difilmkan dengan judul yang sama serta didukung dengan aktor dan aktris yang sudah tidak asing lagi. Sedikit bocoran nih, yang akan memerankan Bapak adalah Abimana Aryasatya, Ibu Itje diperankan Ira Wibowo, Satya diperankan Arifin Putra, dan Cakra diperankan Deva Mahendra. Filmnya tayang tanggal 5 Juli 2016 menyambut Lebaran di bioskop-bioskop tanah air. Tak sabar ingin segera menontonnya :)




Jumat, 13 Mei 2016

Repost

[Blogtour] Giveaway "Starlight" 

Sunday, May 8, 2016
Ini giveaway untuk blogtour novel 'Starlight' karya Dya Ragil. Yang mau ikutan, simak caranya dulu, ya.

  1. Peserta berdomisili di wilayah Indonesia.
  2. Buku hadiah akan dikirimkan oleh pihak penerbit/penulis
  3. Silakan mengisi kolom Rafflecopter di bawah ini.
  4. Giveaway berlangsung dari 9 Mei 2016 - 15 Mei 2016.
  5. Keputusan pemenang tidak dapat diganggu gugat.
  6. Bila dalam 24 jam tidak ada respon dari pemenang, maka akan dipilih seorang pemenang baru.
  7. Harap sertakan akun twitter saat konfirmasi pemenang.
  8. Peserta wajib untuk tweet GA ini minimal sekali dengan tagar #TeenlitStarlightGA. Entri lainnya bersifat opsional, tapi kesempatan menang lebih besar jika mengisi semuanya.



Sabtu, 07 Mei 2016

Repost Giveaway di Blog A Life
Link http://kireinasekai.blogspot.co.id/search/label/giveaway

Ini dia giveaway untuk blogtour novel 'Two Souls' karya Elvira Natali. Mau ikutan? Simak caranya:

  1. Peserta berdomisili di wilayah Indonesia.
  2. Buku hadiah akan dikirimkan oleh pihak penerbit/penulis
  3. Silakan mengisi kolom Rafflecopter di bawah ini.
  4. Giveaway berlangsung dari 2 Mei 2016 - 8 Mei 2016.
  5. Keputusan pemenang tidak dapat diganggu gugat.
  6. Bila dalam 24 jam tidak ada respon dari pemenang, maka akan dipilih seorang pemenang baru.
  7. Harap sertakan akun twitter saat konfirmasi pemenang.
  8. Peserta wajib untuk tweet GA ini minimal sekali dengan tagar #TwoSoulsGA. Entri lainnya bersifat opsional, tapi kesempatan menang lebih besar jika mengisi semuanya.