JUDUL: TENTANG KAMU
PENGARANG: TERE LIYE
EDITOR: TRIANA RAHMAWATI
PENERBIT: REPUBLIKA
TAHUN TERBIT: 2016
JUMLAH HALAMAN: vi + 524 halaman
Novel Tentang kamu bisa dibeli online di Penerbit Repulika
“Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu,
itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku.
Cinta memang tidak tidak perlu ditemukan,
cintalah yang akan menemukan kita”
ZAMAN
ZULKARNAEN, lawyer muda dari Thompson & Co., sebuah firma hukum
yang menjunjung tinggi keadilan, mendapat tugas untuk menyelesaikan
amanah dari kliennya seorang wanita tua yang telah meninggal dunia di
panti jompo di Paris. Bagaimana bisa seorang wanita tua yang tinggal di
panti jompo memiliki kekayaan yang setara dengan Ratu Inggris? Hal itu
pun membuat Zaman penasaran dan berusaha mencari informasi mengenai
wanita itu. Dengan berbekal sebuah diary, Zaman menelusuri kisah hidup
dan beribu luka dari seorang wanita bernama SRI NINGSIH. Dengan alur
cerita campuran, pembaca akan diajak berkilas balik menelusuri kehidupan
Sri dari lahir hingga akhir perjalanan hidupnya yang luar biasa.
Berlatar tempat tiga negara dan lima kota utama, pembaca pun seolah
merasa ikut menjelajahi dan mengelilingi dunia bersama Zaman. Dalam
perjalanannya menyusuri masa lalu Sri, Zaman bertemu dengan orang-orang
yang bisa menjadi narasumber yang melengkapi potongan puzzle kehidupan
Sri. Siapakah sebenarnya Sri Ningsih? Berhasilkah Zaman mengungkap tabir
misteri dan menunaikan amanah Sri?
Novel
ini menuturkan kisah hidup SRI NINGSIH, wanita luar biasa yang bisa
berdamai dan memeluk masa lalu. Menariknya Sri membagi kisah hidupnya
dalam lima juz, yang membuatnya memahami apa itu kesabaran,
persahabatan, keteguhan hati, cinta, sampai pada akhirnya memeluk rasa
sakit. TENTANG KAMU bisa jadi merujuk pada tentang SRI. Tapi secara
luas novel TENTANG KAMU adalah tentang kamu, tentang kita, dan tentang
orang-orang di sekitar kita. Pembaca dapat merasakan menjadi bagian
dalam kisah hidup Sri dan mengambil nilai serta pelajaran berharga dari
kisah hidupnya. Terlepas dari karya ini merupakan fiksi, tapi sebagian
besar didasari fakta dan kenyataan.

TENTANG KAMU merupakan karya terbaik Tere Liye yang paling berkesan bagi saya. Cerdas, mature,
dan menyentuh. Tak terasa air mata mengalir ketika membaca kisah ini.
Tiga puluh dua bab plus epilog (total tiga puluh tiga bab) dengan 524
halaman tidak menyurutkan niat untuk melepas buku ini. Sungguh buku ini
membuat rasa penasaran bergelora dan tak sabar untuk terus membalik
halaman-halamannya sampai selesai. Cover bukunya sederhana
yaitu sepasang sepatu dengan latar warna orange. Sepatu yang menjadi
saksi perjalanan hidup dan membawa pemakainya mengelilingi dunia. Atau
mungkin seperti lirik lagunya Tulus yang berjudul Sepatu, yaitu:
Kita adalah sepasang sepatu
Selalu bersama tak bisa bersatu
Kita mati bagai tak berjiwa
Bergerak karena kaki manusia
Tak hanya cover
yang menarik mata turun ke hati, karakter-karakter pendukung dalam
novel ini punya peranan penting dalam memainkan emosi dan tensi pembaca.
Pembaca dibuat tertawa, menangis, bingung, kagum, sampai benci.
Tokoh-tokoh dalam cerita ini mendapat porsi yang sesuai dan menambah
apik cerita. Alur cerita awal-awalnya terkesan lambat, bahkan hampir dua
per tiga buku masih belum bisa menunjukkan poin utama. Baru pada
sepertiga bagian akhir buku, cerita mulai melesat, dan di bab 29 baru
muncul klimaksnya sampai bab 33 epilognya. Namun tiga puluh tiga bab
itu tidak membuat bosan, malah membuat semakin penasaran. Novel ini
sarat akan nilai-nilai moral tanpa kesan menggurui. Melalui tokoh Sri,
pembaca akan termotivasi untuk menjadi pribadi yang kuat, tangguh,
berani mengejar impian, selalu bersikap dan berpikir positif, serta
pekerja keras. Kerasnya kehidupan akan menjadi penguat jiwa, kepasrahan
pada Ilahi dan rasa syukur atas kehidupan akan menjadikan diri damai.
Nilai moral serta ajaran agama dijunjung tinggi dalam novel ini, bisa
dirasakan dari perlakuan Sri terhadap orang tua dan kaum difabel, Sri
dan Zaman yang selalu menjalankankan ibadah dimanapun berada bahkan di
luar negeri tetap memegang teguh agama dan tradisinya, cara Zaman
menghadapi kakek nenek di panti jompo dan bagaimana dia berinteraksi
dengan ibunya. Hal-hal kecil dan sepele tetapi bisa membuat orang lain
bahagia dan bersyukur. Ada beberapa kutipan yang menjadi daya tarik
novel ini, misalnya saja:
“Saat kita telah berhasil melupakan sesuatu, bukan berarti itu benar-benar telah lupa begitu saja, boleh jadi masih ada yang mengingatnya.” (halaman 340)
"Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu, itu adalah salah satu anugrah terbesar hidupku. Nasihat lama itu benar, cinta memang tidak perlu ditemukan, cintalah yang akan menemukan kita. Terima kasih. Aku tidak akan menangis karena sesuatu telah berakhir, tapi aku akan tersenyum karena sesuatu itu pernah terjadi. Karena dicintai begitu dalam oleh orang lain akan memberikan kita kekuatan, sementara mencintai orang lain dengan sungguh-sungguh akan memberikan kita keberanian." (halaman 286)
"Apa yang membuat pernikahan orangtua dulu langgeng berpuluh tahun? Karena mereka jatuh cinta setiap hari pada orang yang sama. Maka kesedihan dan ujian seberat apapun bisa dilewati dengan baik." (halaman 385)

Usaha
Tere Liye melakukan riset patut diapresiasi. Riset yang dilakukan Tere
Liye sangat detail, dapat dilihat dalam novel ini Tere Liye
mendeskripsikan beberapa tempat dan kota di Indonesia, London, dan Paris;
peristiwa bersejarah di dunia dan di Indonesia; kebiasaan dan
adat-istiadat di suatu negara/daerah, serta fenomena/isu yang terjadi di
kehidupan. Untuk pemilihan nama tokoh-tokohnya pun dipertimbangkan
dengan matang, misalnya Ode dari Pulau Bungin atau Aimee dari Paris. Rentang waktu yang cukup panjang yaitu tahun 1940-2016
dapat digambarkan dengan mulus, dan relevan dengan peristiwa nyata
selama periode waktu tersebut. Misalnya saja peristiwa pemberontakan
PKI, Y2K (millenium bug), dan subprime mortgage. Novel
ini pun sangat informatif dan humanis yang berisi tentang sejarah kota,
fenomena masa kini seperti ojek online, perkembangan teknologi,
strategi bisnis, pun mengangkat isu-isu yang terjadi dalam kehidupan
seperti kekerasan pada anak, poligami, orang tua yang tinggal di panti
jompo, dan kerenggangan hubungan/komunikasi antar sesama karena
digantikan social media. Satu contoh isu yang cukup mengena
yaitu perihal wanita lajang belum menikah di usianya yang sudah dewasa
yang seringkali ditanya-tanya kapan akan menikah.
"Daripada kita sibuk bertanya kapan seorang gadis menikah, hanya membuatnya sedih, lebih baik bantu dia agar segera mendapatkan jodohnya. Itu lebih bermanfaat." (357)
Menariknya,
novel ini mengangkat unsur yang cukup berbeda dari novel-novel Tere
Liye sebelumnya. Di novel ini ada genre ‘detektif’ dan action
melalui tokoh Zaman. Sangat menarik jika kisah Thompson & Co. dengan
tokoh Zaman diangkat sebagai serial novel berseri tersendiri dengan
mengangkat tema detektif dan hukum.
Suatu
karya manusia tak ada yang sempurna. Kesempurnaan hanya milik Ilahi.
Ada beberapa hal yang menjadi sedikit kekurangan dalam novel ini. Ada
kesalahan penulisan (typo), namun sangat minimal. Saya temukan hanya satu yaitu pada halaman 207 tertulis:
“SPV? Ini bukan penyelidikan pajak, Eric.” (Eric seharusnya Zaman).
Untuk cetakan-cetakan berikutnya (Insya Allah best seller lagi
- saat saya membaca buku ini sudah cetakan ketiga), kesalahan cetak
dapat diperbaiki. Pun juga dalam novel Tentang Kamu ini banyak
menggunakan beberapa istilah yang tidak umum seperti SPV, diversifikasi
produk, right issue, market cap, stock exchange, dan berbagai istilah lainnya. Ada baiknya untuk menambah footnote
(catatan kaki) untuk menjelaskan dengan singkat tapi mudah dimengerti
oleh pembaca yang tidak berlatarbelakang ekonomi/akuntansi/manajemen.
Atau arti dari istilah-istilah tersebut ditulis di halaman belakang
sekali sebagai suplemen. Sebenarnya secara pribadi saya tidak
berkeberatan dengan penggunaan istilah-istilah tersebut tanpa footnote (karena
saya berlatarbelakang pendidikan ilmu ekonomi dan istilah-istilah
tersebut tidak asing bagi saya). Namun mungkin bagi pembaca lain,
istilah-istilah tersebut kurang dimengerti. Memang saat ini teknologi search engine
akan memudahkan pembaca, tapi akan mengurangi kenikmatan membaca jika
setiap menemukan istilah ekonomi pembaca mengerutkan dahi karena tidak
tahu dan harus sambil mencari artinya. Terlepas dari hal itu, berkat
kepiawaian Tere Liye merangkai alur cerita sehingga pemilihan
istilah-istilah ini tidaklah menjadi pemanis belaka tetapi menjadi
bagian penting cerita. Tere Liye yang merupakan lulusan Fakultas Ekonomi
memberi nilai tambah pada novel ini dengan menggunakan keilmuan yang
dipelajarinya sehingga bermanfaat menambah pengetahuan pembaca.
Walau
dalam cerita ada beberapa hal yang terkesan ‘sangat kebetulan’,
misalnya Zaman bertemu tukang ojek online yang sangat informatif dan
bisa seharian menemani dia bahkan beberapa hari menggitari kota Jakarta
sebagai pemandu. Hal tersebut tidak begitu menganggu jalannya cerita,
malah jadi bumbu yang menarik.
Terlepas
dari kekurangan-kekurangan kecil, secara keseluruhan novel Tentang Kamu
merupakan novel yang sangat menarik untuk dibaca. Novel ini dapat
diberikan atau dibagikan sebagai hadiah, atau disebarluaskan melalui
perpustakaan dan taman bacaan.

Note:
Novel
Tentang Kamu sangat layak untuk difilmkan karena nilai-nilai positif
yang dikandungnya. Bisa dinikmati segala usia. Beberapa nama yang bisa
menjadi tokoh-tokohnya antara lain:
- Nirina Zubir sebagai Ibu Sri (inget Kak Laisa)
- Rizki Hanggono (atau tallent berwajah Turki) sebagai Hakan

cocok juga kan? hehehe...
- Adipati Dolken sebagai Zaman
- tokoh-tokoh lainnya bisa dicari karakter yang sesuai
Lagu
OST Tentang Kamu yang menceritakan kisah Sri dan Hakan akan menjadi
lagu romantis yang menambah nilai cerita. Menariknya kita bisa
menyaksikan kota dan negara yang menjadi latar cerita secara nyata.
Semoga segera ada rumah produksi yang tertarik untuk memfilmkan Tentang
Kamu.
Oh ya, satu lagi. Ada sebuah pertanyaan mengganjal buat Bang Tere Liye.
"Apakah Musoh itu diasosiasikan dengan Musso?" *cuma nanya*




