Review Finchickup: Financial Check Up for Ladies
“Kebebasan
finansial bukan berarti kita harus menjadi super-duper-kaya macam Donal Trump,
melainkan ketika aset investasi yang kita punya sudah bisa membiayai semua
pengeluaran tanpa kita harus mengeluarkan keringat untuk bekerja sama sekali.”
(Halaman 227)
Kutipan itu secara
tepat menghujam jantung saya (JLEBB!!). Saya jadi berpikir dan merenung apakah
saya sudah sampai pada tahap itu?? Bertahun-tahun bekerja apakah aset investasi
yang saya miliki bisa membiayai semua pengeluaran tanpa harus keluar keringat? Well, kita sering mendengar pakar
ekonomi dan motivator mendengungkan istilah KEBEBASAN FINANSIAL. Apalagi kalau MLM sedang melakukan prospek dan
pendekatan terhadap calon anggota baru, istilah kebebasan finansial menjadi
iming-imingnya yaitu suatu kondisi seseorang yang sudah mencapai tahap kemapanan
dimana dia dapat menikmati hidup dari investasinya tanpa harus membanting
tulang dan jungkir balik (istilah kerennya orang bilang selonjoran kaki dan kipas-kipas
doang sambil menikmati hidup).
Kita tak bisa
memungkiri bahwa “Uang memang bukan segalanya, TAPI
segala hal butuh uang”. Kebutuhan pokok seperti makanan, pakaian, dan tempat
tinggal serta kesenangan (leisure)
macam kendaraan, gadget (alat
elektronik), bahkan liburan tentu segalanya butuh uang. Cara mendapat uang
beraneka cara bisa dengan bekerja, berdagang, wirausaha, dan 1001 cara lainnya.
Tapi bagaimana cara mengontrol uang agar tidak terbuang percuma dan nganggur tanpa ada hasil?
Nah, buku Finchickup
bisa menjadi panduan bagi kita, khususnya kaum hawa yang suka “lapar mata”
alias “kalap” saat berbelanja (shopaholic)
agar lebih bijak dalam mengelola keuangan. Menurut financial planner dari Zeus Consulting, Farah Dini Novita,
dalam
bukunya Finchickup
menulis bahwa walau harus bisa berhemat tapi tak sampai harus mengorbankan
kesenangan kita. Tak apa jika sesekali meluangkan diri untuk windowshopping, hang out dengan teman, dan nongkrong di caffe. Penulis tak pelit
berbagi ilmu tentang berbagai investasi yang dapat menambah aset kita plus tips and trick untuk memilih investasi
yang sesuai dengan minat dan kemampuan finansial kita.
Finchickup: Financial Check Up for Ladies
dibagi menjadi beberapa chapter yang
mengenalkan, membahas, dan membedah cukup detail tentang seluk beluk keuangan.
Mulai dari warming up alias pemanasan
dulu tentang pengalaman keuangan penulis sendiri sampai dengan main course-nya yaitu beraneka macam
investasi dengan segala kelebihan dan kendalanya. Bahasa yang santai dengan
sedikit joke membuat pembaca tidak
bosan dengan banyaknya perhitungan keuangan, istilah keuangan, dan angka-angka
dengan jumlah nol yang cukup wah. Mari kita intip sekilas pandang isi Finchickup:
Financial Check Up for Ladies yang terdiri dari 12 Bab.
Menilik
aspek keuangan yang tak lepas dari perhitungan angka dan asumsi, penulis
memfasilitasi pembaca dengan contoh kasus dan ilustrasi tabel perhitungan
kredit atas aset, utang, dan investasi lengkap dengan jumlah angkanya. Menariknya
dari buku ini tak hanya membahas hitung-hitungan yang njelimet tapi juga disertai dengan quotes alias kutipan-kutipan dari tokoh-tokoh yang berpengaruh dan
ahli di bidang keuangan. Ulasan yang menarik pun memotivasi pembaca untuk lebih
aware dan prepare dengan keuangannya.
Finchickup memberi warna baru dalam literarur
non fiksi. Buku yang bermuatan informasi keuangan ini dikemas dengan gaya
bahasa yang mudah dimengerti oleh kaum awam di bidang keuangan. Berbekal latar
belakang financial planner, penulis tak
hanya memberikan informasi keuangan dengan contoh kasus tapi juga memotivasi pembaca untuk mencoba berinvestasi
pada berbagai jenis investasi dan instrumen keuangan.
Info Penulis
Farah Dini Novita adalah seorang perencana keuangan independen yang aktif menyebarkan ilmu perencanaan keuangan melalui social media seperti blog dan twitter. Dini, panggilan akrabnya juga seorang kontributor pada kolom Good Money di majalah Goodhouse Keeping dan pernah menulis artikel maupun diwawancara di beberapa media lainnya seperti Bisnis Indonesia, Cleo, Cita Cinta, Go Girl, Mom, Dad and I, Femina, Mom and Kiddie, Fem Detik, Kontan, Intisari, Wanita Indonesia, Koran Jakarta, dan lain sebagainya.
Dini menempuh pendidikan formal di bidang International Business Management sebagai mahasiswi S1 di The University of Nottingham Malaysia. Setelah menghabiskan 8 tahun di Malaysia, Dini kembali ke Indonesia dan mulai mendalami dunia investasi dan perencanaan keuangan dengan mengambil kelas di International Association Registered of Financial Consultants (IARFC) dan sampai saat ini masih terus mengembangkan kompetensi diri melalui berbagai sumber. Dini juga sudah mendapatkan sertifikat WAPERD dan mengikuti beberapa pelatihan seminar bisnis di dalam maupun luar negri.
Misi pribadi Dini adalah agar semua orang tidak hanya dari kalangan tertentu saja, dapat belajar dan membiasakan diri untuk berinvestasi sedini mungkin. Dengan berbagi ilmu, Dini berharap tingkat kepedulian masyarakat Indonesia terhadap pentingnya perencanaan keuangan pribadi maupun keluarga dapat meningkat. Dini juga ingin agar masyarakat menjadi lebih pintar dalam memilih produk investasi maupun asuransi sehingga tidak mudah membeli sesuatu yang tidak sesuai dan mungkin tidak dibutuhkan oleh individu tersebut.
Bulan May 2014, Dini telah menerbitkan sebuah buku berjudul FINCHICKUP : Financial Check Up for Ladies.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar