Assalamualaikum Beijing
Tak terasa awal tahun 2015
sudah tiba. Rencana dan resolusi baru pun pasti telah bermunculan di benak
teman-teman sekalian. Semoga makin sukses dan selalu semangat ya temans ;)
Sebelum menutup tahun 2014,
tanggal 31 Desember saya menonton sebuah film yang dari judulnya saja sudah
menarik hati saya. 'Assalamualaikum Beijing' yang diadaptasi dari novel dengan
judul yang sama ditulis oleh Asma Nadia. Film ini mulai tayang di bioskop sejak
30 Desember 2014.
Asmara atau biasa dipanggil Asma (Revalina S. Temat)
mengalami patah hati saat mengetahui calon suaminya (Ibnu Jamil) memiliki
affair dengan rekan sekantor mereka bernama Anita (Cynthia Ramlan). Di tengah patah hatinya Asma pergi ke Beijing untuk bekerja sebagai reporter. Setiba di Beijing, Asma disambut oleh sahabatnya, Sekar (Laudya Cynthia Bella) dan suaminya Ridwan (Desta Mahendra). Asma yang belum terbiasa dengan suasana Beijing memberanikan diri keliling kota bermodalkan kamus bahasa Mandarin. Suatu hari saat Asma kebingungan saat naik bus apakah halte yang dimaksudnya sudah lewat, Asma bertanya pada wanita penduduk lokal dengan bahasa Inggris. Wanita itu menjawab dengan bahasa Mandarin yang tentu saja tidak dimengerti oleh Asma. Kebayang kan gimana kalau kita berada di negara yang kita sama sekali tidak mengerti bahasanya rasanya kita seperti alien asing. Di tengah kebingungannya, seseorang pria tampan memberitahu Asma dengan bahasa Inggris bahwa halte yang dia maksud belum lewat. Pria itu bernama Zhong Wen (Morgan Oey) dan memanggil Asma dengan panggilan Ashima. Asma berusaha menjelaskan namanya bukan Ashima tapi ASMA. Zhong Wen tersenyum dan mengatakan bahwa Ashima adalah gadis dalam legenda Cina yang sangat cantik dan bercahaya. Saat mereka asyik ngobrol, Zhong Wen pamit untuk turun duluan. Sebelum pergi dia memberikan Asma sebuah buku. Pertemuan selanjutnya Asma dengan Zhong Zhong (panggilan imut si Sekar buat Zhong Wen :p) tidak diduga. Zhong Wen akhirnya menjadi tour guide Asma di Beijing.
Saat Asma mulai membuka hatinya ternyata takdir berkata lain. Dokter mendiagnosis Asma menderita penyakit APS (Antiphospholipid antibody syndrome) yaitu gangguan sistem pembekuan darah yang mengakibatkan terjadi penggumpalan darah kapan saja pada organ tubuh manapun. Asma memutuskan untuk kembali ke tanah air tanpa memberitahu Zhong Wen tentang penyakitnya.
Akankah cinta bisa mempersatukan mereka? Jawabannya bisa dilihat di film Assalamualaikum Beijing yang sudah tayang di bioskop-bioskop terdekat.
Film yang berdurasi 90 menit ini diproduksi oleh Maxima Pictures. Pemandangan Beijing yang sangat indah dan penuh sejarah dibalut secara apik dengan alur cerita yang menarik. Interaksi Asma sebagai reporter dengan penduduk lokal membuat cerita semakin hidup. Tempat-tempat bersejarah seperti The Great Wall (Tembok Besar Cina) dan Lapangan Tiananmen memukau dengan nilai historinya. Belum lagi pemandangan kota dan pemandangan alam yang tak kalah memukau.
Saya sangat mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam pembuatan film ini terutama untuk penulis asli novelnya yaitu Asma Nadia (namanya sama dengan pemeran utama dalam cerita). Totalitas para pemain pun tak diragukan. Saya suka dengan tokoh pendukung yaitu pasangan Sekar dan Ridwan yang menjadi sahabat yang selalu menguatkan Asma, serta terharu dengan Ibunda Asma (Djajang C. Noer) atas cinta pada putrinya. Mereka membuat cerita lebih dinamis dan realistis. Akting Morgan Oey di film ini benar-benar melumat habis sosok boyband yang dahulu kental di dirinya. Morgan menjelma menjadi aktor dengan kualitas akting yang patut diacungi jempol. Perannya sebagai Zhong Wen didukung dengan pelafalan bahasa Mandarin yang cukup baik dan gaya yang pas (tidak terkesan kaku).
“Cinta, tak perlu fisik yang sempurna untuk memiliki kisah yang sempurna”
Secara keseluruhan film ini mengandung pesan moral yang baik, membuka pandangan kita tentang agama terutama Islam di Beijing sebagai ajaran yang murni, dan memaknai ajaran Rasulullah SAW dengan sepenuh hati. Agama tidak mengajarkan kekerasan, tapi tanpa agama dunia akan lebih kacau lagi. Cerdas!
OST Assalamualaikum Beijing - Moving On (Ridho Rhoma)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar