Sabtu, 24 Januari 2015



My Traditional + Vintage Wedding Dream

Menikah adalah impian setiap wanita. Rencana dan gambaran pernikahan ideal kebanyakan wanita layaknya pernikahan putri raja dengan segala keindahan dan kemewahan. Mulai dari konsep pernikahan yang romantis + sweet, tradisional, glamor, classic, sampai unik menjadi pilihan pasangan berbahagia untuk merayakan momen penting dalam hidup. Lihat saja pernikahan para artis yang disiarkan live di televisi dengan segala kemegahan dan kemewahannya membuat penonton terinspirasi dan mengadaptasinya. Sah sah saja bukan jika pernikahan itu dibuat semegah mungkin karena pernikahan (semoga) adalah momen sekali seumur hidup. Alangkah berbahagianya para artis yang pernikahannya disponsori dan di-endorse para sponsor. Andaikan ada sponsor yang mau support pesta pernikahan saya (*mupeng*).

Secara pribadi, saya memiliki keinginan melangsungkan pesta pernikahan dengan konsep simple tapi chic. Konsep yang saya inginkan adalah perpaduan adat/tradisi dengan vintage. Saya berasal dari Palembang dan sangat ingin mengenakan baju adat Palembang yang dimodifikasi (biar nggak ribet) dan kalau bisa mengenakan rancangan Dian Pelangi (maunyaaa...).


Baju adat Palembang terlihat anggun dengan kombinasi warna merah dan gold dengan hiasan kepala (penganggon) yang beratnya cukup lumayan. Dalam pernikahan adat Palembang, biasanya pengantin wanita akan ikut menari saat penari lain (pagar pengantin) menari. Saya berkeinginan untuk menari dalam pesta pernikahan saya nanti (Amiin). Untuk konsep acara saya tidak ingin terlalu formal (yang banyak sambutan ini itu), tapi lebih santai dan pengantin bisa berkeliling menyapa tamu undangan. Ruangan akan didesain dengan perpaduan warna merah dan gold dengan bunga-bunga warna pastel. Setting meja akan dibuat round table sehingga tamu undangan merasa nyaman dan dapat menikmati hidangan dengan santai.




 

  Tata meja dan dekorasi dengan suasana pastel






Walau nuansanya kental dengan tradisi, saya akan me-mix dengan sentuhan vintage yaitu background dan miniatur menara Eiffel plus pernak pernik berbau Paris. I like Paris very much!! Setiap melihat bentuk menara Eiffel saya langsung terpesona.

Background Paris

                                                                                            
 

 
                     
Pastinya penempatan pernak pernik Eiffel disesuaikan dengan dekorasi agar tidak too much. Semoga para tamu tidak bosan dengan Eiffel di mana-mana. Sebagai rasa terima kasih kepada para tamu, saya akan menyediakan photo booth untuk mengabadikan momen para tamu yang datang (dan lagi-lagi konsepnya adalah Paris!!). Nggak apa-apa lah ya, suka-suka yang married kan mau dekor gimana :p


 Wah, mabok Paris nanti para tamu ya :p

Souvenirnya tetap ya sesuai dengan tema Paris yaitu pembuka botol atau pernak pernik berbentuk Eiffel. Oh ya, konsep undangannya sederhana saja dengan warna hitam putih yang classic vintage.




Itu adalah konsep seputar wedding dream impian saya. Memang yang terpenting dari pernikahan bukan hanya soal pestanya saja, tapi kesiapan untuk berkomitmen dan berkompromi dengan segala apa yang ada pada pasangan kita. Semoga pernikahan saya nanti akan menjadi pernikahan satu-satunya dalam hidup saya dan akan menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Aamiin...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar